Mengenal Sosok Eiko Ishioka yang menjadi Google Doodle Hari ini |
Showbiz

Mengenal Sosok Eiko Ishioka yang menjadi Google Doodle Hari ini

Eiko Ishioka (石岡 瑛子 Ishioka Eiko?, lahir di Tokyo, 12 Juli 1938 – meninggal di Tokyo, 21 Januari 2012 pada umur 73 tahun) adalah seorang penata seni, perancang busana, dan perancang grafis asal Tokyo, Jepang yang dikenal dengan karyanya di panggung, perfilman, periklanan, dan media cetak.

Hasil gambar untuk Eiko_Ishioka

Karyanya yang terkenal di antaranya adalah kampanye iklan untuk waralaba toserba dari Jepang Parco, kolaborasi dengan perusahaan pakaian olahraga Descente sebagai perancang seragam dan pakaian untuk tim Swiss, Kanada, Jepang, dan Spanyol pada Olimpiade Musim Dingin 2002 di Salt Lake City, serta sebagai penata busana untuk upacara pembukaan Olimpiade Musim Panas 2008 di Beijing. Dia juga memenangkan Desain Kostum Terbaik dalam Penghargaan Oscar untuk karyanya dalam film Bram Stoker’s Dracula yang disutradarai Francis Ford Coppola dan dinominasikan dalam Penghargaan Oscar untuk kategori yang sama untuk karyanya dalam film Mirror Mirror yang disutradarai oleh Tarsem Singh.

Langkah Eiko di dunia kerja desain grafis dimulai dengan diterimanya ia bekerja di divisi periklanan merek kosmetik Shiseido tahun 1961. Empat tahun kemudian, merek ini meraih penghargaan periklanan tertinggi di Jepang.[6]. Karier bagus dalam mengiklankan Shiseido dilirik oleh Tsuji Masuda, pendiri toserba Parco asal Ikebukuro. Dia menjadi direktur utama seni (chief art director) pada tahun 1971.

Karyanya di sana dicatat untuk beberapa kampanye iklan yang menampilkan Faye Dunaway dan karena konsep erotisme yang terbuka dan surealisme. Pada tahun 1973, pembukaan cabang baru Parco di Shibuya, Tokyo diiklankan Eiko dengan menggandeng Eiko sebagai konseptor iklan.

Dalam iklan berdurasi 15 detik itu, Eiko mencoba menampilkan seorang wanita kulit hitam tinggi dan kurus, mengenakan bikini hitam, menari dengan pria yang sangat kecil dengan pakaian Sinterklas.

Hasil gambar untuk Eiko_Ishioka

Setelah itu, Eiko terus dilibatkan dalam promosi toserba ini. Karya terakhirnya dalam mengiklankan Parco adalah Kampanye Parco terakhirnya melibatkan Faye Dunaway sebagai “wajah Parco” yang mengenakan pakaian hitam, di atas kursi hitam di dinding hitam, dan mengupas dan memakan telur dalam durasi satu menit sebagai “sebuah film untuk Parco”.

Ia mengundurkan diri dari Parco pada tahun 1983 dan memutuskan mendirikan perusahaan sendiri.Pada tahun 2003, ia mendesain ulang logo klub bola basket Amerika Serikat Houston Rockets.

Ia juga pernah memenangkan penghargaan Grammy untuk desainnya di album Miles Davis yang berjudul “Tutu” pada tahun 1986. Ia juga menerima dua nominasi Tony Award pada tahun 1988 untuk karya desain panggung dan kostum di drama Broadway berjudul “M. Butterfly.”

Tak hanya itu, Ishioka juga mendesain seragam beberapa kontingen tim di Olimpiade Musim Dingin 2002, kostum untuk pemain Cirque du Soleil dan logo tim NBA Houston Rockets.

Setahun sebelum kematiannya, Ishioka menikahi Nico Soultanakis, seorang sutradara yang ia kenal sepanjang kehidupan profesionalnya. Keduanya sempat bekerja sama di film The Fall.

Leave A Comment Here

comments

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top