Istri Lebih Tua Dari Pada Suami? Siapa Takut!!! |
Showbiz

Istri Lebih Tua Dari Pada Suami? Siapa Takut!!!

Hay Kelabers, seperti pada umumnya laki-laki ketika menikah maka ia akan menjadi imam atau kepala keluarga, dan untuk menjadi seorang kepala keluarga  tidak mudah, si laki-laki harus bekerja keras demi anak istrinya dan kepala keluarga juga harus mengayomi anak dan istrinya, dan biasanya kepala keluarga umurnya lebih dewasa dibandingkan sang istri.

Tapi apa jadinya jika seorang istri memiliki umur yang jauh lebih dewasa di banding suaminya,umumnya masyarakat cenderung memberi penilaian negatif kepada wanita yang menikah dengan pria yang lebih muda. Bermacam persepsi pun dilayangkan kepada hubungan asmara seperti ini.dan berikut adalah beberapa presepsi negatif jika sang istri memiliki umur yang jauh lebih dewasa dibanding suaminya.

  • Masalah Kesenjangan 

anggapan miring masyarakat bukan satu-satunya masalah ketika seorang wanita mencintai pria yang lebih muda. Mereka juga memiliki masalah internal yang lebih besar, yaitu kesenjangan usia mereka sendiri. Perbedaan usia “apalagi jika perbedaannya terlalu jauh” bisa berarti perbedaan gaya hidup dan juga energi.

Pria lebih muda cenderung membutuhkan aktivitas yang bagi wanita berumur terlalu menghabiskan energi, misalnya kongkow di kafe bersama teman-temannya. Sementara wanita yang lebih tua cenderung melakukan aktivitas yang lebih tenang, yang bagi pria muda terlalu membosankan, misalnya membaca buku di rumah. Perbedaan pilihan aktivitas itu saja, papar Sherven, cukup berpotensi menimbulkan konflik.

  • Presepsi Daya Tarik 

Faktor hambatan lainnya, yang paling berbahaya, adalah persepsi wanita terhadap daya tarik fisiknya. Wanita, apalagi yang sudah menjelang masa menopause, sering berpikir dirinya tidak menarik lagi. Sehingga, mereka cenderung curiga jika ada pria yang lebih muda mendekatinya.

Selain itu, body lmage negatif juga merugikan wanita sendiri. Jika Anda berpikir Anda sudah tidak menarik lagi, Anda sudah setengah jalan menuju hilangnya daya tarik Anda. Dan, anggapan yang menyatakan wanita lebih cepat tua jika menikah dengan pria yang lebih muda bisa jadi kenyataan.

Akan tetapi di balik presepsi negatif tersebut ada juga beberapa presepsi yang positif seperti berikut.

  • memberi sang suami perlindungan.

Memang ada beberapa pria yang lebih menyukai hubungan dengan wanita lebih tua yang lebih matang dan berpembawaan tenang. Mereka umumnya berpendapat wanita seusianya atau yang lebih muda terlalu banyak bicara dan masih labil.

  • Sikap Hidup 

Pengalaman adalah guru menuju kebijakan, kata sebuah pepatah. Maka tak heran jika wanita yang lebih tua cenderung memiliki pandangan dan sikap hidup yang lebih positif, serta lebih bijak dibanding wanita muda. Sikap ini sangat menguntungkan, karena pria muda yang sedang menggebu-gebu semangatnya mengejar impiannya membutuhkan tempat ‘berlabuh’, seseorang yang mau mendengarkan impian dan harapannya, serta memberikan simpati dan dukungan saat ia gagal.

  • Menghargai Hidup 

Bertambahnya usia sering mengingatkan seseorang betapa makin dekatnya ia dengan saat terakhir dalam hidupnya. Hal tersebut seringkali membuat wanita lebih tua makin menghargai hidupnya, dan setiap pengalaman yang dialaminya. Dengan begitu, mereka lebih dapat menghargai cinta yang diberikan seorang pria, apalagi yang lebih muda, dan membalasnya dengan sepenuh hati. Pikiran wanita muda yang masih ‘bebas’ cenderung membuat mereka tak mampu membalas cinta pria sebesar wanita yang lebih tua.

Leave A Comment Here

comments

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top