Peliknya Kisah Cinta Segi Empat di Filosofi Kopi 2: Ben dan Jody

0
185
Filosofi Kopi 2 - kelabingdotcom

Berselang dua tahun dari film sebelumnya, Filosofi Kopi akhirnya kembali hadir di bulan Juli 2017. Kamu yang menunggu kisah Ben dan Jody bisa dapat memuaskan rasa rindumu dengan chemistry apik dua tokoh utamanya, Ben yang diperankan Chicco Jerikho dan Jody yang diperankan Rio Dewanto.

Filosofi Kopi 2: Ben dan Jody masih bercerita tentang ambisi Ben dan Jody untuk kembali membuka usaha kedai kopi di Jakarta setelah dua tahun memutuskan untuk menjual kedai dan berkeliling Indonesia untuk mengenalkan kopi terbaik. Dalam mewujudkan mimpinya, mereka dipertemukan dengan dua orang wanita, yaitu Tarra (Luna Maya), seorang investor, dan Brie (Nadine Alexander), seorang barista handal.

Film ini menghadirkan kisah cinta segi empat yang lebih kompleks dan emosional. Film yang masih disutradarai Angga Dwimas Sasongko ini pun akan menampilkan unsur drama yang lebih kental dibanding film pertamanya. Mengeksplor lima kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Bali, Yogyakarta, Makassar, dan Toraja, Filosofi Kopi 2 juga turut menampilkan sinematografi yang dijamin lebih apik. Tentunya hal ini akan membawa angin segar bagi para pecinta film Filosofi Kopi.

Filosofi Kopi 2 - kelabingdotcom

Angga juga mampu menjawab tantangan sinematografi di Filosofi Kopi 2. Jika pada film pertama ia menggunakan konsep eye level dari para pemainnya, kali ini ia menghadirkan teknik pengambilan gambar yang agak berbeda seperti yang ditampilkan di film pertamanya. Teknik pengambilan gambar masih tidak konvensional. Angga masih memilih agar pengambilan gambar tidak statis, tetapi dengan teknis yang berbeda. Ia pun berhasil menjawab kritik yang dilontarkan terhadap teknis kamera yang shaky di film pertama.

Dari segi cerita, meski masih banyak membahas mengenai kopi, dalam film keduanya Ben dan Jodi tak lagi fokus mengenalkan seputar istilah-istilah dalam dunia kopi dan bagaimana cara meracik kopi. Filosofi kopi 2 seakan ingin menonjolkan dunia kopi yang lebih mendasar serta sarat makna.

Naskah yang ditulis oleh Jenny Jusuf dan Irfan Ramli ini juga mampu membuat drama yang terasa lebih ringan, universal, dan emosional. Kamu yang bukan pecinta kopi rasanya juga mampu menikmati film ini secara utuh.

Sayangnya, ada beberapa hal detail yang rasanya agak janggal saat kamu menyaksikan filmnya. Contohnya pada adegan di mana Nana, salah satu kru barista yang keluar setelah tahu dirinya sedang mengandung. Padahal dalam film dijelaskan kalau sebelumnya Nana adalah salah satu karyawan Filosofi Kopi yang terlihat jor-joran. Ia bahkan rela berkeliling Indonesia untuk mengenalkan kopi dengan VW Combi-nya. Meski terdengar sepele, namun hal-hal seperti ini layak diperhatikan agar filmnya terasa lebih real dengan kehidupan nyata.

Filosofi Kopi 2 - kelabingdotcom

Meski begitu, apresiasi juga patut diberikan kepada dua penulis naskah tersebut karena mampu menghadirkan dialog-dialog yang ikonik dan penuh makna. Salah satunya adalah quote terkenal dari Ben, “Setiap hal yang punya rasa selalu punya nyawa.”

Kekuatan film juga terasa pada chemistry Ben dan Jody, tidak diragukan lagi Chicco Jerikho dan Rio Dewanto tak mengalami kesulitan beradu akting karena sudah bermain di film pertama ditambah  keseharian mereka mengurus kedai Filosofi Kopi bersama. Luna Maya dan Nadine Alexandra pun cukup berhasil menjadi  pelengkap di film ini.

Over all, film ini layak ditonton bagi kamu yang menyukai kisah drama klasik dengan dialog penuh makna. Terasa lebih universal, rasanya film ini bisa disaksikan dari berbagai kalangan. Yuk, beli tiketnya di sini sebelum filmnya tayang pada 13 Juli 2017 mendatang.

sumber: id.bookmyshow.com

 

Leave A Comment Here

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here