Legenda Film Malaysia Mendapat Google Atribut

0
236

Google telah membayar upeti kepada legenda Film Malaysia P. Ramlee di doodle terbaru animasi, untuk memperingati ulang tahun ke-88 nya.

Lahir Teuku Zakaria pada 22 Maret 1929 di negara bagian pesisir Penang, ia dianggap sebagai ikon menonjol hiburan Melayu.

Berawal dari bermain ukelele, P. Ramlee kemudian beralih ke alat musik gitar dan biola di bawah bimbingan Kamaruddin (pemimpin brass band di Penang Free School). Ramlee kemudian bergabung dalam Orkes Teruna Sekampung dan kemudian Sinaran Bintang Sore. Dia pernah menjadi juara lomba nyanyi yang diselenggarakan Radio Pulau Pinang pada tahun 1947 dan terpilih sebagai Bintang Penyanyi Utama Malaya. Dalam lomba tersebut, Ramlee menggunakan huruf “P” (untuk Puteh) di awal namanya dan sejak saat itu nama P. Ramlee terus melekat hingga akhir hayatnya.

P. Ramlee menikmati ketenaran di seluruh Asia Tenggara, bahkan mencapai sejauh Hong Kong dan Jepang. Dia meninggal karena serangan jantung, pada usia 44, dan membuat heboh se-Asia Tenggara.

“Pencapaian artistik Nya meninggalkan tanda permanen di sejarah budaya Malaysia,” demikian pernyataan di situs Google.

Dia Membuat Namanya Sebagai Jalur Perdagangan

Seorang aktor, sutradara, produser, penyanyi-penulis lagu dan komposer, P. Ramlee mengenakan beberapa topi selama karirnya. Dia memberikan kontribusi lebih dari 60 film dan terdiri 250 lagu.

Salah satu film yang paling terkenal adalah Nujum Pak Belalang. Didasarkan pada cerita rakyat Melayu, itu bercerita tentang seorang pria dan anaknya yang bekerja sama untuk membantu desa mereka dengan menyamar astrolog sebagai kerajaan.

Google mengatakan bahwa doodle, hanya tersedia pada halaman Google Malaysia, Terlihat dari “kesenian legenda Malaysia beragam dan menunjukkan dia sebagai orang terbaik yang diingat” mengacu pada kumis tipisnya, baju kotak-kotak dan dengan kepalanya miring sedikit ke samping.

Dia “mampu menjangkau kelas masyarakat yang berbeda, masyarakat menilai dia sebagai orang yang humoris,” Andrew Lim, direktur musik dari stasiun radio klasik di Singapura kepada BBC.

“Komedi Nya menggunakan merek Melayu yang membawa saya kembali ke masa kanak-kanak. P. Ramlee begitu brilian sebagai aktor komedi karena ia memiliki waktu yang sempurna dan mampu memberikan garis nya dengan cara yang paling alami,” kata Lim.

Dia Memotong Tokoh Tragis di Kemudian Hari

Tumbuh di Penang, P. Ramlee dikatakan telah menjadi mahasiswa enggan yang mencintai musik dan sepak bola.

Namun, studinya terganggu oleh pendudukan Jepang dari Malaysia antara tahun 1942 sampai 1945 di mana ia terdaftar di sekolah angkatan laut dan diajarkan untuk menyanyikan lagu-lagu Jepang. Setelah perang berakhir, ia melanjutkan studi musiknya.

Sebuah film dokumenter yang dirilis pada 2010 menunjukkan bagaimana penghibur itu kemudian dilupakan oleh industri hiburan Malaysia dan masyarakat yang merasa lagu-lagu dan film-film yang tidak lagi relevan atau berharga.

“Alasan mengapa ia menjadi tidak relevan karena selama waktu itu, ada masuknya hal-hal lain seperti Hong Kong dan film Cina sehingga ada persaingan,” kata veteran Melayu TV Najip Ali.

“Dia menjadi hilang karena ada sutradara lain yang ingin membangun diri. Tetapi hal tentang dia adalah bahwa ia adalah seorang pendongeng yang menakjubkan dan bisa merangkum era itu.”

Film dokumenter ini juga mengungkapkan bahwa meskipun keberhasilannya, P. Ramlee meninggal tanpa uang sepeser pun.”Sementara ia mencintai membuat orang lain tertawa, dia adalah seseorang yang telah memimpin kehidupan yang sangat menyedihkan,” kata Lim.

Pekerjaan dan Namanya Masih Dikenang

Hari ini, kontribusinya secara luas dihormati. Museum, gedung, bangunan dan bahkan jalan di ibukota Kuala Lumpur telah mengenang namanya.

Baru-baru ini sebuah musik tentang pekerjaan P. Ramlee ditampilkan, menampilkan penyanyi baru dan komposer.

“Tapi setelah mendengarkan itu, Anda akan tahu bahwa lagu-lagu asli jauh lebih unggul,” kata Ali.

Sean Ghazi, seorang aktor Malaysia yang digambarkan penerus bakat P. Ramlee dalam musik, dan mendapat julukan sebagai “Pahlawan Musik Malaysia.”

Referensi : www.bbc.com

 

Leave A Comment Here

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here